You need to enable javaScript to run this app.

SANTRI HARUS HIDUP MANDIRI

SANTRI HARUS HIDUP MANDIRI

Sragen- Pimpinan Pondok Pesantren At Taqwa Muhammadiyah Miri Sragen, Drs. H. Suyatman memberikan bekal dan arahan kepada santrinya bagaimana hidup mandiri saat sudah kembali terjun ke masyarakat. Menurutnya, seorang santri harus berpikir sendiri  dan mempertimbangkan usaha yang  cocok dengan kompetensinya yang dimiliki.

“Setiap anak memiliki potensi yang berbeda dan lingkungan yang berbeda ketika sudah terjun ke masyarkat, kami disini akan membekali mereka dengan kompentensi  global agar mereka nantinya memiliki keahlian dalam memilih usaha yang cocok” jelasnya, di sela-sela acara Akhirussanah (2019).

Beliau berkata, para santri sudah dididik hidup mandiri dengan tinggal di pesantren ini selama 24 jam kemudian mereka sekolah pagi dan sore, serta diiringi berbagai kegiatan lain yang secara tidak langsung akan melatih mental dan menggali bakatnya.

Selain itu,  sambung Mbah Guru (sering orang menyapannya)  para santri dituntut untuk  mengikuti kegiatan-kegiatan dipondok agar paham bagaimana hidup sederhana dan mampu bertahan dengan keadaan sesulit apapun, bahkan sanggup bertahan dengan makan seadanya, misalnya makan ikan asin, tempe, tahu dan nasi yang cukup.

“Para santri harus bisa menyesuaikan lingkungan hidupnya di daerah mereka nanti, bisa berpikir kreatif  karena jika sudah lulus  dari pondok pasti mereka dijadikan warga masyarakat pemimpin dalam berbagi hal ” tutur pensiunan Pegawai Negri Sipil (PNS) Kabupaten Sragen yang sering di sapa Mbah Guru.

Beliau menuturkan, tujuannya dalam menuntut ilmu di pondok ini bukan saja mencari ilmu di dalam kelas, tetapi juga mencari pengalaman yang nantinya dapat bermanfaat bagi dirinya dan lingkungan masyarakat.

“Kami berharap apabila sudah tamat pendidikan di sini mereka bisa memahami bagaimana bersosialisai dengan masyarakat, menjadi pemimpin ummat dan bahkan dapat menjadi penggerak roda ekonomi di masyarakat” terangnya seraya menambahkan pembekalan itu telah diberikan selama berada di pondok pesanteren yang terletak di Dk. Pondok RT. 03 Ds. Sunggingan Kec. Miri Kab. Sragen, Jawa Tengah ini.

 

Publis : TIM IT At Taqwa

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Drs. H. Suyatman

- Mudir Pesantren -

“Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu:"Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan:"Berdirilah…

Berlangganan
Jajak Pendapat

Berikan saran untuk berkembangnya Pondok Pesantren At Taqwa Muhammadiyah Miri

Hasil
Sistem Informasi Pesantren